Virus corona tak hanya berimbas pada
kesehatan, tapi juga makanan. Beberapa makanan ada yang diburu banyak orang dan
sebaliknya ada yang penjualannya merugi.
Virus
corona merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus ini pertama kali
ditemukan di kota Wuhan, China. Penyebaran virus corona terbilang cepat hingga
menelan korban ribuan jiwa.
Virus corona bahkan sudah menyebar ke
beberapa negara termasuk Indonesia. Hal ini pun berimbas pada sektor selain
kesehatan seperti sektor perdagangan, kuliner, pariwisata, dan sektor lainnya.
Untuk sektor perdagangan dan kuliner, makanan yang
kena imbas karena virus corona pun beragam. Ada yang memburunya karena
dipercaya dapat mengobati dan menjaga kekebalan tubuh, tapi ada juga yang
mengalami kerugian besar karena virus corona.
Berikut
3 Makanan yang Terkena Virus Corona
1) Bawang Putih
Bawang putih juga terkena imbas virus corona. Bukan mengalami kerugian melainkan banyak diburu bahkan harganya merangkak naik. Bawang putih yang bisa dijadikan bumbu untuk masakan ini dianggap dapat menyembuhkan virus corona.
Mitos
penggunaan bawang putih sebagai media untuk menyembuhkan virus corona banyak
tersebar di kalangan masyarakat. Ini karena sifat dari bawang putih yang anti
bakteri saat dikonsumsi dalam keadaan mentah. Sehingga memunculkan spekulasi
kalau bawang putih dapat secara efektif membunuh bakteri hingga virus corona.
Namun
ternyata mitos ini dibantah oleh World Health Organization (2/2) yang
menuliskan, "Bawang putih adalah makanan sehat yang memiliki sifat
antimikroba. Namun tidak ada bukti dari wabah saat ini kalau makan bawang putih
mampu mencegah seseorang terkena virus corona."
Walaupun
hanya mitos jika bawang putih dapat menyembuhkan virus corona, namun harga dari
bawang putih di pasaran cukup tinggi. Hal ini terkait China yang merupakan
negara utama pengekspor bawang putih. Di Indonesia sendiri harga dari bawang
putih mencapai Rp. 60.000 per kilogramnya.
2) Minuman Soda
Tak hanya rempah-rempah yang terkena imbas
virus corona, minuman bersoda juga. Bukan diburu oleh banyak orang melainkan
mengalami kerugian yang cukup signifikan. Minuman bersoda tersebut adalah merek
yang sudah sangat terkenal di pasar global, yaitu Coca Cola.
Minuman
ini mengalami kerugian yang cukup signifikan karena pasokan bahan baku dari
minuman bersoda tersebut berasal dari China. Dimana negara tersebut yang
pertama kali terkena virus corona. Alhasil bahan baku pembuatan minuman bersoda
tersebut tak bisa masuk ke Amerika karena mengalami beberapa penundaan dalam
produksi dan ekspor bahan baku.
Pihak
Coca Cola memang telah mengganti bahan baku seperti pemanis buatan yang
digunakan untuk minuman bersodanya. Namun ini hanyalah langkah kecil dan jangka
pendek yang bisa mereka lakukan. Pihak Coca Cola global pun juga menaruh
perhatian yang serius pada keamanan produksis pada perusahaan di China agar
selalu aman dari virus corona.
3) Durian
Kali ini imbas dari virus corona adalah
kerugian penjualan durian Musang King di Malaysia. Kerugian itu karena harga
dari durian yang turun drastis. Padahal durian Musang King ini terkenal dengan
harganya yang cukup tinggi karena salah satu varietas durian unggulan di
Malaysia.
Durian
Musang King atau biasa dikenal dengan nama Mao Shan Wang yang artinya rasa
kucing. Durian ini memiliki harga yang sangat tinggi, bisa mencapai S$18 - S$20
per kilogram atau senilai Rp. 177.867 - Rp. 197.430 untuk tiap kilogramnya.
Namun harga durian tersebut pun turun hingga 50%.
Hal
ini karena petani durian Musang King mengalami hambatan ekspor ke China.
Biasanya durian ini dikirim ke Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Qingdao dengan
harga yang tinggi. Namun kini harga durian Musang King adalah S$10 atau jika
dirupiahkan senilai dengan Rp. 98.715 per kilogram. Harga ini bisa dibilang
sangat terjangkau setelah masa ekspor dihentikan

Komentar
Posting Komentar